Hai diriku sudahkah bersyukur hari ini ?

Hehe udah lama banget ga berkunjung ke blog rashoova yang ke-2 ini.
Kali ini aku mau curhat tentang kebaikan Bapa.

Aku baru selesai sidang 12 Januari 2012 kemarin, berhasil menempuh kuliah 3 semester saja dari batasan normal 4 semester. Hasil karya akhir pun sering dipuji-puji oleh dosen pembimbing. Aku punya pekerjaan dengan gaji yang cukup baik, dimana dengan gaji itu aku bisa tinggal di tempat kost-an yang cukup mewah, makanan yang enak-enak, baju yang bagus-bagus, sepatu, tas .. salon yang bagus … menonton di mall mewah, oh ya gadget yang bagus :)

Continue reading

Posted in Renungan | Leave a comment

Meminta yang benar kepada Allah

Pagi ini menerima pertanyaan dari teman.
Sejauh mana harus berdoa dan meminta, mengingat tawar menawar antara Abraham dan Allah tentang penyelamatan Sodom & Gomora dalam Kejadian 18:16-33.

Jika aku mengingat kembali kotbah hari Minggu 6 November 2011, Bapak Pdt Anthony Chang yang ada di kitab Matius 8:1-4, “Tentang Yesus menyembuhkan orang sakit kusta”.

Matius 8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan MAU, Tuan dapat mentahirkan aku.”

Matius 8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “AKU MAU, jadilah engkau tahir.” SEKETIKA itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

Apa yang menarik dari pembicaraan di atas?
Adalah bagaiman si orang kusta dengan kerendahan hati sebagai hamba meminta penyembuhan kepada Tuhan Yesus dengan perkataan, “Tuhan jika Kau MAU ?” sembuhkan aku.
Dan tanpa banyak ba bi bu, Tuhan berkata iya Aku mau, seketika itu juga dia sembuh.

Tetapi kalimat “Jika Tuhan mau” disini bukanlah jimat yang bisa membawa doa-doa kita dijawab oleh Tuhan Allah. Karena di taman getsemani Yesus berdoa dan meminta jika boleh supaya cawan itu lalu daripadaNya, tapi Allah menjawab tidak.
Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”

Jadi diingat sekali lagi, “jika Tuhan mau” bukanlah jimat supaya doa kita dijawab iya oleh Tuhan.

Seberapa sering kita berdoa terus menerus, hingga ada istilah PUSH (Pray Until Something Happened). Jika kita renungkan, betapa kita memaksakan kehendak kita di atas kehendak Tuhan Allah.
Betapa kita memperalat kuasa Tuhan yang besar untuk mengatasi persoalan-persoalan hidup kita.
Betapa kita tidak mau tahu apa kehendak Tuhan dalam hidup kita, salib apa yang hendak Tuhan letakkan di atas punggung kita, kita mau jawaban “Ya”.

Sahabat, kita harus berhati-hati dengan doa kita. Iya aku percaya, sangat percaya betapa Tuhan Yesus adalah Allah yang baik dan penuh kasih setia. Betapa dia sayang pada kita, maka kita meminta apapun maka akan diberi.
Tetapi sebagai hambaNya, pernahkah kita memikirkan hatiNya, rencanaNya.
Betapa kita tidak percaya dengan rancanganNya, hingga kita PUSH bahkan berpuasa untuk memenuhkan kehendak kita di atas rencanaNya, kita tidak percaya dibalik PUSH dan puasa-puasa kita.

Bila ada yang tersinggung dengan blog saya ini saya mohon maaf, tapi sahabat terkasih saat kita meminta kepadaNya, pandanglah Dia sebagai sahabat, Allah yang maha besar, yang sedih ketika kurang percaya padaNya.

Ingatkah pada Hizkia yang divonis mati oleh hamba Tuhan , lalu ia menangis dan berdoa dan pastilah dia meratap hingga Tuhan menjawab doanya dan menarik kematian itu daripadanya.
(2 Raja 20:5) Baliklah dan katakanlah kepada Hizkia, raja umat-Ku: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau; pada hari yang ketiga engkau akan pergi ke rumah TUHAN.

Hizkia diberi hidup 15 tahun lagi, tetapi akibatnya dia menurunkan raja-raja yang jahat di mata Tuhan mengakibatkan bangsa Israel dibuang ke Babel.
(17) Sesungguhnya, suatu masa akan datang, bahwa segala yang ada dalam istanamu dan yang disimpan oleh nenek moyangmu sampai hari ini akan diangkut ke Babel. Tidak ada barang yang akan ditinggalkan, demikianlah firman TUHAN.
(18) Dan dari keturunanmu yang akan kauperoleh, akan diambil orang untuk menjadi sida-sida di istana raja Babel.”

Lalu menjawab permintaan Abraham tentang tawar menawar untuk pemusnahan Sodom.
Kejadian 18 :32 Katanya: “Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.”
Kejadian 19:24 Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit.
Akhirnya Tuhan tetap memusnahkan Sodom juga, lalu apakah arti tawar menawar yang dilakukan Abraham? Apakah Abraham lebih tahu daripada Allah ?

Mengapa kita tidak mau menundukkan kehendak kita diatas rencana Tuhan ?
Seringkali kita berdoa dan sudha ingin tahu jawabannya ya atau tidak, supaya kita tidak capek lagi berdoa.
Saudaraku aku tidak sedang memvonis siapapun disini, tetapi aku bahkan pernah di posisi seperti ini.

Sekarang aku belajar, hingga menangis dan menangis. Menundukkan kehendakku dan percaya bahwa Tuhan tau yang terbaik buatku.
Apapun yang terjadi, biarlah kehendak Tuhan yang terjadi.
Dan aku berpuasa, berdoa dengan sukacita bukan untuk meminta supaya doaku dijawab “iya”.
Tetapi supaya aku bisa mengalahkan keinginanku, menggantikannya dengan penerimaan sukacita dan damai sejahtera akan janji dan kehendak Allah di dalam hidupku.

Aku masih belajar, belajar mengerti kehendak Allah. Aku bukan yang terbaik, aku jatuh bangun mempelajari kehendak Dia, maka disini aku sharing ini supaya aku punya teman yang sama-sama belajar mewujudkan kemualiaanNya yang besar dan penuh rahasia, tapi pasti yang terbaik dalam hidup.

Amin, Tuhan memberkati kita semuanya ya.

Posted in Buah Opiniku, Renungan | Leave a comment

Hamil di Luar Nikah

Nara Sumber:
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Abstrak:
Salah satu pergumulan pemuda yang tidak sering dibicarakan adalah pergumulan menjaga batas dalam masa berpacaran. Kita tahu batas yang seharusnya dijaga namun kita tidak selalu berhasil menjaganya. Akhirnya banyak di antara kita yang berhenti bergumul dan malah menyerah pada godaan. Tidak jarang, sebagai akibat dari perbuatan kita itu, kehamilan terjadi. Kita pun menjadi takut dan merasa malu dan kadang terlalu bingung untuk mengambil keputusan. Di sini akan di paparkan beberapa masukan yang layak dipertimbangkan dalam mengambil keputusan.
Beberapa pilihan dalam mengambil keputusan yang diungkapkan oleh Bapak pendeta di bawah ini saya yakin akan menjadi pro kontra bagi para pembaca, termasuk saya. Beberapa poin bahkan dapat dijadikan pembenaran untuk menghindari tanggung jawab. Namun dengan kuasa Roh Tuhan Yesus sebaiknya kita berdoa untuk memperoleh kebijaksanaan yang sejati, hingga jalan hidup kita menyenangkan hatiNya dan senantiasa memuliakan namaNya.

Continue reading

Posted in Catatan Kotbah | Leave a comment

Terminologi waktu Akhir Jaman

Terminologi Waktu Akhir Jaman

1. Menurut para ahli teologia, ada masa yang disebut “Masa Anugerah” “Masa Kesabaran Allah”
Ayat pendukung :
Roma 3:25
Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
Roma 3:26
Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.

Roma 9:22
Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan.
Roma 9:23
Justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan.


2 Petrus

3:7 Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik.
3:8 Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.
3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.

2. Tahap awal masa akhir zaman yaitu masa yang ditandai dengan berbagai peristiwa bencana dan kebejadan manusia
Ayata Pendukung :
Matius
10:16 “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
10:17 Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
10:18 Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
10:19 Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
10:20 Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
10:21 Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
10:23 Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.

Matius 24:3

Matius 3-12

Lukas 21:7 7-13

2 Tim 3:1 1-9
2 Pet 2:1 1-22

2 Petrus 3:1 1-7

3. The Rapture of God God’s Saints: saat pengangkatan para orang pilihan Tuhan Yesus kesorga

Mat 24:30,31,37 30,31,37-42; 1 Tes 4:15 15-18; 2 Tes 1:10

4. The Great Tribulation Period Period: masa kesusahan besar di bumi selama 7 tahun

Dan 9:27; 10:1; 12:1; Mat 24:15 15-22; Why 11:2,3; 12:6

5. The Second Coming of Lord Jesus Christ Christ: saat kedatangan kembali Tuhan Yesus bersama para orang kudus-Nya.

Zak 14:3 3-5; Kis Kis1:9 1:9-11; Yud 14; Why 19:11 11-16

6. The Millenial Kingdom of Christ Christ: masa pemerintahan 1000 tahun Tuhan Yesus Kristus dan para orang kudus-Nya. Iblis ditawan, nabi palsu dan anti kristus dibuang dalam lautan api. Setelah itu iblis dilepaskan kembali
Dan 7:22; Why 5:10; 20:4 4-7 ( bd bd: 2 : Tes 2:12)


7. The Battle of Armageddon: peperangan akhir dilembah Megido/ Harmagedon; iblis dilempar kedalam api abadi

Why 16:16; 20:7 7-10
(bd bd: 2 : Raj 23:29; Zak 12:11)

8. The Creation of New Heaven and Earth with The Descend of New Jerusalem: setelah bumi dan langit yang lama dihancurkan, Allah menciptakan langit dan bumi baru dan menurunkan Yerusalem Baru dari sorga ke bumi
Yes 52:1; 65:17; 66:22; 2 Pet 3:13; Why 21:1 1-27

Posted in Akhir Jaman | Leave a comment